Wednesday, May 15, 2013

Masalah-Masalah Pertanian Menurut Petani

Petani dan keluarganya adalah kelompok masyarakat yang paling berperan dalam memproduksi pangan. Ironisnya, petani juga adalah konsumen pangan terbesar. Sehingga krisis harga pangan yang banyak dipengaruhi oleh spekulasi harga di tingkat internasional ikut berimbas pada sebagian besar masyarakat Indonesia dan keluarga petani.
Karena itu, sembilan organisasi tani berkumpul dalam ‘Forum Konsultasi Nasional Petani Indonesia’ untuk mendiskusikan upaya mencegah krisis pangan dan membangun kapasitas petani. Forum konsultasi tersebut diadakan selama dua hari pada 10-11 Agustus 2011 lalu. Pada hari kedua, forum yang diorganisir oleh tiga organisasi tani yaitu Aliansi Petani Indonesia (API), Wahana Masyarakat Tani (Wamti), dan SPI (Serikat Petani Indonesia), mengundang Menteri Pertanian, Suswono untuk berdialog dengan mereka.

Forum juga dihadiri oleh perwakilan kelompok tani lain, seperti HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia), KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan), STPN HPS (Serikat Tani Peringatan Hari Pangan Sedunia). Menteri Pertanian, Suswono dalam sambutannya mengatakan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung dan berkontribusi besar dalam perekonomian nasional. Mengingat perannya yang strategis, seharusnya sektor ini harus diperhatikan. Mengenai krisis pangan, Menpan mengatakan, masalah ini telah didiskusikan di berbagai forum internasional, namun tren kelaparan justru meningkat.

Suswono mengatakan, distribusi atau akses masyarakat atas pangan adalah salah satu masalah untuk menangani kelaparan. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) mencanangkan empat target sukses, tercapainya swasembada dan swasembada yang berkelanjutan; diversifikasi pangan; peningkatan nilai tambah dan daya saing; dan peningkatan kesejahteraan petani.

Suswono menyampaikan bahwa Kementan mendukung kemandirian pangan untuk memenuhi ketersediaan pangan di dalam negeri. Forum kemudian mendengarkan pernyataan-pernyataan petani, hasil perumusan para peserta Forum Konsultasi, yang dibacakan oleh tiga orang yaitu Agusdin Pulungan dari Wamti, M. Nurrudin dari API, dan Henry Saragih dari SPI secara bergantian.

Dalam pernyataannya, organisasi tani meminta supaya pelibatan berbagai organisasi tani (khususnya) dalam perencanaan program-program pertanian. Dalam masalah peraturan perundangan, forum menyerukan pentingnya meninjau kembali berbagai undang-undang dan peraturan yang dinilainya tidak ramah dengan petani. Beberapa di antaranya adalah UU No. 18/2004 tentang Perkebunan;  UU No. 7 tahun 2004 tentang Sumberdaya Air, berbagai peraturan pemerintah tentang impor dan rendahnya tarif impor berbagai produk pertanian, dan berbagai kebijakan yang cenderung mendorong pengusaha besar dan perlunya reforma agraria yang berpihak pada petani.

Rekomendasi lain yang disampaikan kepada Menteri Pertanian, Suswono, adalah meminta dengan segera implementasi UU Perlindungan Lahan Pangan Berkelanjutan, menyelesaikan revisi UU No.7 Tahun 1996 tentang Pangan, dan mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Forum organisasi tani juga menyoroti minimnya akses petani pada penyuluh pertanian yang baik, menyusutnya lahan pertanian untuk petani dan generasi muda, keluhan distribusi bantuan yang mengarah pada kelompok tani tertentu.

Diskusi yang dihadiri juga oleh beberapa organisasi kemasyarakatan, Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat, Rohahurmuzy, perwakilan dari kementerian koordinator perekonomian, Bulog (Badan urusan logistik),  perwakilan dari Badan Pangan PBB (FAO – Food and Agriculture Organization) Agus Heriyanto, dan perwakilan dari IFAD (Dana internasional untuk pembangunan pertanian).

Blog Ini Didukung Oleh :


Read more > Masalah-Masalah Pertanian Menurut Petani

How to change mouse cursor in blogger blog to animated cursors

How to change mouse cursor in blogger blog to animated cursors.One of the best way to add extra fun to your blog is, changing mouse cursor on your blog. Changing the mouse cursor in blogger or blogspot blogs is very easy.This tutorial will help you to change the mouse cursor of your blog to animated cursors.Many bloggers are asking such kind of questions but there is no tutorial available on the internet.I created this post because there are a blogger friend who asked how to change the pointer / cursor on the blogger. This you can do to decorate the look of blog.




I take the cursor image from http://www.cursors-4u.com and http://rw-designer.com you can change it anytime depends on your festive moods.


How to Install mouse cursor in blogger blog to animated cursors


How to add HTML-CSS-Javascript Codes to your Blog ?

This is very simple and easy you only follow below steps and add this widget in your blog.

Step 1 Log-in to your Blogger account.

Step 2 Backup your Template.

Edit Template HTML


Step 3 Click on The Template>> Edit HTML>> Proceed.

Step 4 Now find [by pressing Ctrl + F ] this code in the template:

</head>

And immediately Before it, paste this code:




<link href="http://24work.ucoz.com/24work-blogspot/mouse-cursor/24work.blogspot.com-cursors-animated-cursors-1.css" rel="stylesheet" type="text/css" /><a href="http://24work.blogspot.com/" target="_blank" title="Blogger Templates"><img src="http://24work.ucoz.com/24work-blogspot/www.24work.blogspot.com.png" alt="Blogger Templates" border="0" style="position:absolute; top: 0px; right: 0px;" ></a>



And now click Save Template



Change Mouse Cursor Generator by 24work.blogspot.com

How To Add Mouse Cursor Widget To Blogger?

  • Choose a type of Mouse Cursor below
  • Click on "Genetate" button
  • Finally click on "Add to Blogger" to add it to your blog.




Note We are going to add more cursor, cursor pointer, cursors, mouse cursor, Totally Free Cursors, Myspace Cursors, Animated Cursors and cursors oftenly so keep visiting this page.



Blogger MySpace Cursor Code Generate



You can change the appearance of the cursor on the MySpace profile page (the cursor is the little that moves on the screen by moving the mouse). For example, you could make the appearance of the cursor as a question mark when the user hovers over an object.The widget is originally developed by code-generator.net, i just changed something in the widget.















How to Install Blogger MySpace Cursor Code Generator Widget

Now let's start adding it...

Step 1. Login to Your Blogger Account.Go to your Blogger Dashboard.Click on Layout tab from left pane and click on Add a Gadget link.



Blogger Tips And Tricks|Latest Tips For Bloggers

Step 2. After click on Add a Gadget link A pop-up box will open now
with many gadget list, Choose HTML/JavaScript from the gadget options by clicking the blue plus sign for that gadget.



Blogger Tips And Tricks|Latest Tips For Bloggers

Step 3. Select 'HTML/Javascript' and add the one of code given below.

Step 4. Now Click On Save 'JavaScript' You are done.


Read more > How to change mouse cursor in blogger blog to animated cursors

Tuesday, May 14, 2013

Penyebab Kegagalan Budidaya Lele Phyton & Sangkuriang

 
Setiap usaha atau bisnis yang kita jalani, takkan pernah luput dari yang namanya kegagalan. Hal ini biasanya merupakan tanda atau ‘nasihat’ bahwa kita masih harus banyak belajar. Saya sendiri sebagai pemilik  gagal panen sebanyak empat kali sebelum akhirnya bisa panen lele pertama.
Artikel ini akan menjelaskan apa saja penyebab kegagalan budidaya lele phyton (paiton) & sangkuriang. Budidaya lele sebenarnya mudah, namun kurangnya pengalaman dapat menjadi penyebab kegagalan dalam melakukan budidaya lele ini.

Faktor Kegagalan Budidaya Lele #1 – Kualitas Air Kolam yang Tidak Tepat

Bagi ikan lele, air layaknya udara dan rumah bagi lele. Jika kualitas air kolam untuk beternak lele kotor, maka akan tinggi kemungkinan lele untuk terjangkit penyakit, tidak dapat beradaptasi, stres, kekurangan nutrisi, sehingga akhirnya mati.
 
Kualitas air kolam yang ideal untuk budidaya lele adalah kolam berwarna hijau muda (karena plankton dan algae) atau coklat muda (dicampur lumpur sawah). Bukan air jernih karena air jernih cenderung tanpa nutrisi dan pakan alami lele (plankton). Namun juga bukan hijau tua pekat atau coklat pekat karena warna itu mencerminkan kondisi kolam yang minim oksigen dan penuh kotoran lele atau sisa pakan.


Kualitas air kolam lele yang tepat haruslah tepat suhu, derajat keasaman, kadar oksigen, dan kebersihannya, khususnya untuk benih lele.


Untuk suhu air yang ideal (tidak terlalu panas), sebaiknya di atas kolam dipasang jaring sebagai penghalau sinar matahari langsung atau agar kolam terasa teduh. Buat kolam lebih dalam (1 meter) dengan ketinggian air yang lebih dalam juga (60-70 cm) sehingga lele dapat ‘bersembunyi’ di dasar kolam.

Derajat keasaman yang ideal untuk kolam ikan lele adalah pH 6.5 – 8, hal ini dapat diperoleh dengan cara sering-sering mengganti air. Kondisi kolam yang terlalu asam atau basa sangat berbahaya untuk kelangsungan hidup ikan lele.

Kolam yang asam biasanya disebabkan karena hujan asam, terkumpulnya asam karbonik dari sisa pernapasan dan pembusukan sisa pakan. Sementara kolam yang terlalu basa disebabkan karena kolam terlalu dipenuhi oleh alga atau tanaman air (kolam yang berwarna hijau pekat).

Proses pembusukan pakan yang dikarenakan terlalu banyaknya sisa pakan juga akan menghabiskan oksigen dalam kolam yang dapat menyebabkan kematian pada ikan. Meski lele tidak memerlukan banyak oksigen, namun pembusukan sisa pakan tetap berbahaya bagi kelangsungan hidup lele.

Kualitas air kolam memegang peranan 50% keberhasilan beternak dan budidaya lele. Jika anda bisa memastikan kolam lele anda bersih, maka anda sudah separuh jalan menuju kesuksesan.
Faktor Kegagalan Budidaya Lele #2 – Kurang Informasi Tentang Budidaya Lele

Budidaya lele memang mudah, namun jika kita tidak mengerti caranya, maka akan menjadi sulit. Beberapa kesalahan peternak lele pemula adalah:Padat tebar benih yang terlalu tinggi dan tak tahu cara yang benar untuk menebar benih, Konstruksi kolam yang tak mempertimbangkan mekanisme siklus air dan pengeluaran limbah,
  • Penggunaan benih dengan kualitas buruk (cacat),  
  • Tidak dilakukannya sortasi untuk benih dengan ukuran berbeda,
  • Tidak menggunakan probiotik untuk membantu mengurai sisa pakan dan kotoran lele,
  • Lele belum divaksinasi untuk menambah kekebalan terhadap penyakit,
  • Alat tangkap yang salah (contoh: benih tidak boleh diangkat dari air dengan jaring),
  • Ketidaksesuaian waktu tebar,
  • dan lain-lain.
Lele hanya boleh diantar dan ditebar di pagi atau sore hari dimana suhu tidak terlalu panas, sementara itu jumlah bibit yang ditebar harus sesuai dengan luas kolam, konstruksi kolam juga harus memperhatikan mekanisme pembuangan limbah agar kotoran dan sisa pakan bisa dibuang dengan mudah, untuk kebersihan kolam, sebaiknya kolam juga diberi probiotik.

Lele merupakan hewan kanibal sehingga harus dibedakan sesuai ukuran dengan wadah sortasi setiap 2 minggu sekali ketika masih benih, selain itu juga sebaiknya divaksin dengan aeromonas atau vaksin semacamnya agar kuat terhadap penyakit.

Benih lele sebaiknya hanya diangkat dari air dengan mug, cangkir, atau gelas keramik berpemukaan halus. Pengangkatan dengan jaring dapat menggesek kulit benih lele sehingga mengakibatkan luka pada lele.

Secara umum memang hanya dua poin itu yang menentukan keberhasilan anda dalam usaha budidaya lele. Jika anda mampu untuk menjaga kualitas air kolam dan cukup informasi mengenai ikan lele (pakannya, kolamnya, cara perawatannya, dan lain-lain), anda tak perlu khawatir akan bangkrut dalam bisnis ini.
Blog Ini Didukung Oleh :

Read more > Penyebab Kegagalan Budidaya Lele Phyton & Sangkuriang

Cara Budidaya Padi Unggul

 

Dalam rangka upaya peningkatan produksi tanaman padi sawah melalui cara dan dikerjakan dengan cara sebaik - baiknya dan agar supaya dapat meningkatkan mutu tanaman padi sawah dan agar dapat tubuh dan perkembangan tanaman yang baik dan memperoleh hasil yang tinggikita harus memperhatikan hal - hal berikut ini .
1.Memilih Varitas atau Padi Unggul

Diusahakan kita memilih bibit padi yang bersertifikat atau sudah resmi dari pemerintah dan setelah padi di dapat lebih baik direndam selama satu sampai lima ban air rendaman diganti sati hari sekali . ini contoh padi yang bersertifikat : Padi Ciherang dan Padi Ciboga .

2. Persemaian

Pembuatan persemaian harus di pilih lokasi yang aman dari serangan tikus dan mudah kita kontrol setiap hari . luas persemaian 4% dari luas areal yang akan ditanami . tanaman padi yang akan di buat persemaian kira-kira umur 23 sampai 26 hari dan sudah bisa ditanam dilahan sawah .

3. Pengolahan Tanah

Pengolahan tanah harus sempurna, sebelum di bajak tirlebih dahulu di genangi air sesudah di genangi air lalu di bajak dengan menggunakan mesin pembajak sawah atau bisa juga dengan kerbau .

4. Tanaman Padi

Jarak tanaman diatur garis lurus dengan jarak 20 kali 20 . tiap lubang ditanami 2 sampai 3 saja .

5. Pemupukan
Di bawah ini Macam - macam pupuk yang digunakan dalam budi daya padi.
a.Pupuk organik

Pupuk ini digunakan untuk memperbaiki fisik kesuburan tanah.
b. Orea / Pupuk N (Niteogen)

Pupuk ini berfungsi untuk merangsang pertumbuan tanaman secara keseluruan dan kususnya batang, cabang, dan daun serta membantu menghijaukan daun dengan sempurna dan juga membantu fotosintesis.

c. Pupuk SP36

Yang berfungsi untuk pertumbuan akar kususnya tanaman muda dan dapat membanta asimilasi dan pernafasan serta mempercepat pembungaan dan memasakan buah .

d.Pupuk Organik Cair atau POC

Gunanya untuk menambah unsur - unsur mikro dan sesuai dengan tanaman padi .

E.Pupuk KCL atau Pupuk Kalium

Berfungsi untuk memperkuat tanaman agar daun,bunga,dan buah tidak mudah gugur, juga menjadikan tanaman lebih tahan terhadap kekeringan dan pemasakan buah .

6. Jumlah Pupuk Dan Waktunya
Cara - cara mengatur komposisi yang benar adalah :
A.Pupuk Dasar Orea 100kg/hektar SP36 100kg/hektar , waktunya diberikan 1 hari sebelum tanam .

B.Pemupukan ke 2 OREA 100kg/hektar , waktunya 15 hari sesudah tanam , dengan cara di semprotkan .

C.Pemupukan ke 3 OREA 100kg/hektar , waktunya padi berusia 45 tahun setelsh tanam ,dan cara di semprotkan ke tanaman .

7.Pemberian Air

Pemberian air tanaman harus umur 0 sampai 10 hari dan minimal padi setinggi 5cm (genangan air), umur 10 sampai 35 hari setinggi 10cm ,umur 40 sampai 100 hari setinggi 10cm . tanaman padi pada umur 110 hari air dibuang atau di keringkan .

8. Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama yang perlu di waspadai adalah tikus,wereng,sundep,dan harus di adakan pengendalian atau pemberantasan dan apa bila ada serangan sebaiknya di semprot dengan insektisida dan kalau tidak ada tidak perlu .

9.Panen

Panen di lakukan pada saat tanaman padi sudah umur 130 hari atau sudah 90% menguning, cara memanen dengan alat sabit kemudian alas untuk memotong batang padi dan kemudian di tumpuk setelah di tumpuk padi di rontokan dengan alat perontok yang namanya doser alau sudah di rontokan di bawapulang dan di jemur di bawah terik matahari kalau sudah menguning dikemas dalam karung dan terus dijual di pengepul .

Blog Ini Didukung Oleh :


Read more > Cara Budidaya Padi Unggul

Monday, May 13, 2013

Langkah Mudah Budidaya Ikan Patin


Selain dikenal karena kelezatannya, ikan patin juga dikenal sebagai komoditi yang berprospek bagus karena harga jualnya yang tinggi. Perawatan yang mudah juga menjadi alasan lain para peternak ikan tawar memilih mencoba budidaya ikan patin. Bernama latin Pangasius Hipothalmus, ikan patin merupakan jenis ikan air tawar yang dapat dikonsumsi oleh manusia. 

Produknya termasuk unggulan sehingga banyak peternak yang mencoba usaha budidaya ikan patin ini. Tekstur daging ikan patin ini memiliki banyak lemak dan agak basah namun tidak memiliki banyak duri. Harga ikan patin di pasaran cenderung stabil sehingga usaha budidaya ikan patin ini cukup menjanjikan dan berpotensi menghasilkan pendapatan besar.

Memilih untuk usaha budidaya ikan patin memang memerlukan komitmen yang berkelanjutan. Kegiatan budidaya ikan patin ini sama seperti beternak hewan perikanan lain memerlukan ketelatenan dan kesabaran dalam setiap langkah dan prosesnya. Sebagian orang tidak menyukai rasa ikan patin karena rasa dagingnya yang kurang gurih. Dengan penambahkan bumbu-bumbu yang pas tentunya hidangan berbahan dasar ikan patin ini akan semakin nikmat.

Ya, selera setiap orang berbeda tetapi secara umum, hidangan ikan patin banyak penggemarnya terutama di kepulauan Sumatera dan Sulawesi. Selain dijadikan hidangan untuk menu utama, ikan patin memiliki potensi besar lainnya sehingga banyak orang semakin tertarik untuk melakukan usaha budidaya ikan patin.

Daging ikan patin bisa diolah menjadi panganan atau makanan pelengkap seperti abon ikan patin. Rasanya yang khas dan unik menarik minat masyarakat. Usaha ini belum banyak dilakukan orang oleh karena itu potensinya masih terbilang besar. Bagi Anda yang tertarik untuk menekuni budidaya ikan patin ini, Anda harus menyediakan kolam pemeliharaan terbuat dari tanah liat atau lempung yang dapat menahan massa air yang besar serta tidak bocor.

Tanah ini kemudian dibentuk menjadi kolam berupa pematang atau dinding-dinding kolam.Setelah menyiapkan tanah sebagai kolam pemeliharaan budidaya ikan patin, maka hal yang kedua yang perlu diperhatikan adalah kualitas airnya sendiri.

Syarat utama adalah air harus bersih, tidak terlalu keruh dan tidak tercemar bahan-bahan beracun. Suhu air juga menjadi perhatian utama. Suhu air yang baik untuk budidaya ikan patin berkisar antara 26-28 derajat Celcius. Budidaya ikan patin dapat dibedakan menjadi dua bagian yang tak terpisahkan, yaitu pembenihan dan pembesaran. Keduanya membutuhkan perhatian yang cukup mudah. Meskipun kedua kegiatan ini belum cukup populer di kalangan masyarakat karena untuk memenuhi kebutuhan ikan patin biasanya masih mengandalkan kegiatan penangkapan di alam.

Proses Pembenihan Pada Budidaya Ikan Patin

Kegiatan pembenihan ikan patin merupakan upaya untuk menghasilkan benih pada ukuran tertentu sehingga yang dihasilkan adalah benih yang dihasilkan setelah masa pendederan. Proses penting yang harus dilalui pada budidaya ikan patin. Setiap tahapan pada budidaya ikan patin bisa dijadikan bisnis tersendiri.

Pada tahap pembenihan misalnya, peternak bisa mencoba budidaya ikan patin hanya dalam tahap ini lalu langsung menjual benihnya pada mereka yang membutuhkan benih-benih berkualitas. Tentunya harga yang dipatok berbeda dengan ikan patin yang sudah dewasa dan siap dikonsumsi.

Untuk memulai budidaya ikan patin, Anda bisa mendapatkan benih ikan dari hasil tangkapaan di perairan umum maupun membeli dari Balai Pemeliharaan Ikan Air Tawar di Jawa Barat. Benih-benih ini biasanya dikumpulkan dalam satu wadah dan dirawat selama kurang lebih dua minggu. Proses inilah yang membutuhkan kehati-hatian.

Langkah mudah budidaya ikan patin

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya ikan patin adalah kualitas air, apabila air dalam penampungan sudah mulai kotor, gantilah dengan air bersih dan hindarkan dari sengatan matahari. Benih ikan patin ini akan siap ditebar ketika sudah dipindahkan dan dipelihara terlebih dahulu di dalam jaring. Hal ini dimaksudkan agar benih ikan patin mampu berdadaptasi dengan lingkungan barunya. Budidaya ikan patin ini memang perlu perhatian yang besar.

Ciri-ciri induk patin yang sehat dan siap dipijahkan adalah sebagai berikut : 
  • Proses Pembenihan Pada Budidaya Ikan Patin – Induk Betina
  • Berumur tiga tahun
  • Ukuran anatara 1.5 – 2 kilogram
  • Perut membesar ke arah anus
  • Perut terasa empuk dan halus saat diraba
  • Kloaka membengkak dan berwarna merah tua
  • Kulit pada bagian perut lembek dan tipis
  • Ketika kloaka ditekan maka akan keluar beberapa butir telur dengan bentuk bundar yang besarnya seragam.
  • Proses Pembenihan Pada Budidaya Ikan Patin – Induk Jantan
  • Berumur dua tahun
  • Ukuran 1.5 – 2 kilogram
  • Kulit perut lembek dan tipis
  • Bila diurut akan keluar cairan sperma berwarna putih
  • Kelamin membengkak dan berwarna merah tua.
Proses Pembesaran Budidaya Ikan Patin

Pembesaran ikan patin dapat dilakukan di kolam, di jala apung baik dengan sistem pen maupun dalam karamba. Berikut penjelasannya:
Pembesaran ikan patin di kolam dapat dilakukan melalui sistem monokultur maupun polikultur.
Pembesaran ikan patin di jala apung sebaiknya memerhatikan lokasi pemeliharaan, bagaimana cara menggunakan jala apung, bagaimana kondisi perairan dan kualitas airnya serta proses pembesarannya.
Pada pembesaran ikan patin, sistem yang perlu diperhatikan pemilihan lokasi, kualitas air, penebaran benih dan pemberian pakan serta pengontrolan.
Pada pembesaran ikan patin di karamba yang perlu diperhatikan adalah masalah pemilihan lokasi, penebaran benih, pemberiaan pakan tambahan, pengontrolan dan pemanenan.

Proses Panen Budidaya Ikan Patin

Pastikan ikan patin tidak terkoyak siripnya ketika Anda mengangkatnya dari kolam pembesaran. Ikan patin yang terkoyak siripnya akan mengalami penurunan harga sehingga tak laku di pasaran. Budidaya ikan patin juga membutuhkan kehati-hatian yang lebih detail.

Ketika budidaya ikan patin Anda sudah mulai membuahkan hasil, jangan gunakan jala yang besar dan kasar untuk menangkap ikan patin karena akan menyakiti dan merusak tubuh ikan patin. Sebaiknya gunakan serok dengan jala yang halus. Pilihlah ikan patin yang benar-benar siap panen sehingga hasil yang Anda dapatkan pun maksimal.

Pengemasan dalam Budidaya Ikan Patin

Pengemasan benih ikan patin harus dapat menjamin keselamatan benih selama pengangkutan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengemasan benih ikan patin ketika Anda mulai berbisnis budidaya ikan patin yaitu:
Sediakan kantong plastik sesuai kebutuhan. Setiap kantong dibuat rangkap untuk menghindari kebocoran.
Benih ikan yang telah dipuasakan selama 18 jam ditangkap dengan serokan halus kemudian dimasukan kedalam kantong plastik tadi.
Satu persatu kantong diisi dengan oksigen murni (perbandingan air ksigen = 1:2). Setelah itu segera diikat dengan karet gelang rangkap.
Kantong-kantong plastik berisi benih dimasukkan kedalam kardus.
Lama pengangkutan. Benih ikan patin dapat diangkut selama 10 jam dengan tingkat kelangsungan hidup mencapai 98,67%.


Blog Ini Didukung Oleh :


Read more > Langkah Mudah Budidaya Ikan Patin

Budidaya Jagung Hibrida


I. Pendahuluan

Di Indonesia jagung merupakan komoditi tanaman pangan penting, namun tingkat produksi belum optimal.maka dari itu kami akan membantu dalam teknis budidaya tanaman nya supaya hasilnya lebih optimal

II.Syarat Tumbuh

Curah hujan ideal sekitar 85-200 mm/bulan dan harus merata. Pada fase pembungaan dan pengisian biji perlu mendapatkan cukup air. Sebaiknya ditanam awal musim hujan atau menjelang musim kemarau. Membutuhkan sinar matahari, tanaman yang ternaungi, pertumbuhannya akan terhambat dan memberikan hasil biji yang tidak optimal. Suhu optimum antara 230 C - 300 C. Jagung tidak memerlukan persyaratan tanah khusus, namun tanah yang gembur, subur dan kaya humus akan berproduksi optimal. pH tanah antara 5,6-7,5. Aerasi dan ketersediaan air baik, kemiringan tanah kurang dari 8 %. Daerah dengan tingkat kemiringan lebih dari 8 %, sebaiknya dilakukan pembentukan teras dahulu. Ketinggian antara 1000-1800 m dpl dengan ketinggian optimum antara 50-600 m dpl

III.Teknis Budidaya

A. Pengolahan tanah

Alternatif I
-Pada lahan bekas sawah dibuat alur tanaman menggunakan bajak dengan jarak 80 cm
-pembuatan saluran air disesuaiakan dengan panjang lahan.

Alternatif II
-olah tanah I dilakukan 5 hari sebelum tanam,dengan cara bajak sistem kering,
-pengolahan tanah II dilakukan 2 hari sebelum tanam dengan cara dibajak berlawanan dari arah pengolahan I serta digaru/diratakan.
-dibuat alur tanaman dengan jarak 80 cm,
-pembuatan saluran air disesuaiakan dengan panjang lahan.

B. Persiapan Tanam

-Dosis untuk pupuk tanaman jagung hibrida 270 kg Phonska,270 kg urea,dan 500 kg -petroganik/hektar,atau disesuaikan dengan PH tanah yang mau ditanam jagung.
-untuk kebutuhan benih perhektar antara 20-25 kg.

C. Penanaman

 Jarak tanam untuk tanaman jagung adalah 80cm X 40cm(2 tanaman) atau 80cm X 20cm (1Tanaman)populasi tanaman 62.500 per hektar.


D. Pupuk Dasar

Pupuk dasar berupa 500kg Petroganik,135kg Phonska,dan 65kg Ureaper ha diberikan saat tanam dengan cara ditugal disamping benih dalam baris tanaman dengan jarak 10cm,lubang yang sudah di beri pupuk kemudian di tutup kembalui dengan tanah.

E.Pupuk Susulan
-Pupuk susulan I diberikan pada umur 15 HST dengan dosis 135kg Phonska + 70kg Urea,
-Pupuk susulan ke II diberikan saat umur 30 HST dengan dosis 135kg Urea per ha.pupuk diberikan dengan cara ditugal disamping tanaman dalam baris tanaman dengan jarak 10cm,lubang yang sudah di beri pupuk kemudian di tutup kembali dengan tanah.

Jenis, takaran, dan waktu pemupukan


Jenis Pupuk
Takaran
(kg/ha)
Takaran dan waktu pemupukan
Dasar
0 HST
Susulan I
15 HST
Susulan II
30 HST
Petroganik
500
500
-
-
Phonska
270
135
135
-
Urea
270
65
70
135
Jumlah
1,040
700
205
135

F.Pemeliharaan

-Pengairan dilakukan seminggu sekali tergantung kondisi.
-Penyiangan dilakukan sebelum pemupukan susulan I dan II
-Pembubunan dilakukan bersamaan pemupukan I dan II

G.Pengendalian Dan Hama Penyakit

Pemberantasan hama dan penyakit dilakukan secepat mungkin begitu diketahui ada serangan.

H.Panen Dan Pasca Panen

Panen dilalakukan pada saat umur 100-110 HST,di tandai dengan klobot yang sudah kering,biji jagung mengkilap dan keras dan bila ditekan kuku tidak meninggalkan bekas.panen dengan cara mengupas kelobot jagung dilahan dan mengambil tongkolnya,tongkol segera di jemur sampai kering kemudian di pipil dan di sortasi guna memisahkan biji yang baik dan yang rusak. Produksi 6-8 ton per ha pipilan kering atau tergantung Varietas.

Blog Ini Didukung Oleh :

Read more > Budidaya Jagung Hibrida

Sunday, May 12, 2013

Panduan Budidaya Ternak Babi

 

Ternak babi di Indonesia sudah lama dikenal masyarakat. Hasil produksi peternakan babi  dapat memberikan keuntungan yang optimal untuk pemiliknya. Ada beberapa hal yang di butuhkan pada manajemen pemeliharaan dan budidaya babi agar hasilnya sesuai dengan harapan. Maka dari itu harus benar-benar diperhatikan langkah-langkah dalam budidaya.
Langkah-langkah Budidaya

1. Bibit

Cara berternak babi dengan menyeleksi bibit. ciri-ciri babi yang baik : letak puting simetris. ambing besar dengan saluran darah tampak jelas, tubuh padat didalam diisi, kaki kotor dan tegap

2. Pakan.

Pemberian pakan ternak babi yang cukup. Pemberian pakan ternak babi yang baik bisa berupa jagung, shorgum, gandum, kacang kedelai, kacang hijau, umbi-umbian, tepung ikan dan lain-lain. Untuk mendukung keberhasilan budidaya peternakan babi, PT Natural Nusantara menghadirkan suatu formula nutrisi siap pakai yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas peternakan babi, khususnya kualitas, kuantitas dan efisiensi budidaya. Produk formula tersebut adalah Viterna, POC Nasa dan Hormonik.

Viterna Plus merupakan suplemen khusus ternak dengan kandungan :
  • Mineral-mineral yang penting untuk pertumbuhan tulang, organ luar dan dalam, pembentukan darah dan lain-lain.
  • Asam-asam amino utama seperti Arginin, Histidin, Isoleucine, Lycine, Methionine , Phenylalanine, Threonine, Thryptophan, dan Valine sebagai penyusun protein untuk pembentukan sel, jaringan, dan organ tubuh
  • Vitamin-vitamin lengkap, yaitu A, D, E, K, C dan B Komplek untuk kesehatan dan ketahanan tubuh.
Pemberian POC NASA yang mengandung berbagai mineral penting untuk pertumbuhan ternak, seperti N, P, K, Ca, Mg, Fe dan lain-lain serta dilengkapi protein dan lemak nabati, mampu meningkatkan pertumbuhan ternak babi, ketahanan tubuh babi, mengurangi kadar kolesterol daging dan mengurangi bau kotoran. Untuk hasil lebih optimal, pemberian POC NASA disarankan ditambahkan dengan Hormonik.

Hormonik berperan sebagai zat pengatur tumbuh, di mana keberadaannya akan sangat penting dalam membantu meningkatkan pertumbuhan ternak babi. Sehingga budidaya ternak babi bisa dilakukan dalam waktu lebih singkat tetapi tetap mendapatkan hasil yang optimal.

3. Manajemen Perkandangan  
  • Cukup memperoleh cahaya matahari, bersih dan kering.
  • Ventilasi baik.
  • Drainase didalam atau di luar kandang kudu baik.
  • Didalam satu kandang, babi dikelompokan sejenis dan seumur
Ukuran kandang yang sesuai
  • Anak babi 2, 5 x 1, 5 m/ekor
  • Babi pejantan 3 x 2 m/ekor
  • Kandang penggemukan : berat 40 kg = 0, 36 m/ekor, berat 40 - 9 kg = 0, 50 m/ekor, dan berat lebih 90 kg = 0, 75m/ekor
4. Tatalaksana pemeliharaan 

Cara berternak babi yang butuh didalam siklus pemeliharaan teknis, yaitu :
  • Umur kawin pertama betina 10 – 12 bln dan jantan 8 bln.
  • Umur melahirkan pertama + 14 bln.
  • Berat lahir 1 – 1, 5 kg
  • Jumlah anak yang dilahirkan 7 – 14 ekor /induk
  • Pertambahan berat badan perhari 450 – 500 gram
  • Siklus birahi + 21 hari
  • Lama kebuntingan kurang lebih 114 hari ( 3 bln., 3 minggu, 3 hari )
  • Kembali dikawinkan sesudah melahirka 5 – 7 hari setalah penyapihan
  •  Frekuensi melahirkan 2 x didalam 1 tahun
  • Umur dan berat jual 8 – 9 bln., lebih kurang 80 – 100 kg
  • Kekuatan jantan buat mengawini betina 2 – 3 ekor betina / hari dan 3x didalam 1 minggu
Contoh susunan ransum babi                                               
  • Perode stater - Cara berternak babi (0 – 11 minggu), protein 20 – 22 persen dan sebaiknya diberi skin milk dan jagung giling dengan campuran Viterna, POC Nasa dan Hormonik.
  • Periode grower - Cara berternak babi (10 – 24 minggu), protein17 persen ditambah hijauan segar, mineral danvit serta ditrambahkan Viterna, POC Nasa dan Hormonik.
  • Penggemukan - Cara berternak babi (sampai 10 bln) diberikan pakan yang berkualitas agar diperoleh berat badan + 100 kg bibit dengan protein 14%. Pakan berkadar serat tingi dan hijauan segar. Pemberian Viterna, POC Nasa dan Hormonik sangat berperan dalam peningkatan berat badan pada ternak babi.
Sumber

Blog Ini Didukung Oleh :


Read more > Panduan Budidaya Ternak Babi
 
 
Copyright © blog
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo