Showing posts with label penyakit. Show all posts
Showing posts with label penyakit. Show all posts

Friday, May 3, 2013

Penanganan Mencret Pada Sapi

Penanganan mecret pada sapi menjadi sangat penting diketahui setiap peternak sapi potong maupun sapi perah, karena mengobati mencret sapi tidak bisa dilakukan dengan sembarangan terutama dalam pemberian antibiotic. Kebanyakan peternak sapi memberi obat manusia yang dibeli dari warung ketika sapi mereka mencret, adapun obat yang sering diberikan seperti entrostop, ciba dan lainnya. Secara ilmu
Read more > Penanganan Mencret Pada Sapi

Thursday, April 18, 2013

Demam dan Ingusan Pada Sapi

Gejala sakit pada sapi memang lebih sulit diketahui dibandingkan gejala penyakit pada seorang bayi. Sapi tidak bisa berkomunikasi dengan pemiliknya (peternak) dengan bahasa mulut, sapi hanya bisa menunjukkan kondisi sakitnya dengan beberapa perilaku, yang sering disebut ilmu tingkah laku hewan. Secara alamiah sapi akan memberi reaksi setiap kali adanya penurunan kesehatan pada hewan ini. kejelian
Read more > Demam dan Ingusan Pada Sapi

Tuesday, April 16, 2013

Beberapa Penyakit Hewan Ternak Sapi

1. Penyakit Antraks

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Penyakit antraks tergolong berbahaya dan mematikan. Penularan penyakit ini terjadi melalui kontak langsung sentuhan kulit, makanan, minuman, dan pernapasan. Penyakit ini bisa menyerang semua sapi dari berbagai tingkatan umur dan bisa menular kepada manusia.

Serangan antraks ditandai dengan demam tinggi; badan lemah dan gemetar; pernapasan terganggu; terjadi pembengkakan pada kelenjar dada, leher, alat kelamin; badan dipenuhi bisul; keluar darah berwarna merah kehitaman melalui hidung,telinga, mulut, anus, dan vagina; kotoran ternak cair dan sering bercampur darah; serta limpa bengkak dan berwarna kehitaman.
Pencegahan penyakit dilakukan dengan memberikan vaksin spora (Max Sterne) dosis 1 ml setiap 6 bulan sekali atau serum anti-antraks dosis 50100 ml per ekor sapi. Pengobatan sulit dilakukan karena dapat menyebarkan penyakit kepada sapi yang lain. Karena itu, sapi yang terkena antraks harus segera dipotong dan dibakar atau dikubur dengan kedalaman lebih dari 2 m.

2. Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau Apthae Epizootica (AE)

Penyakit ini disebabkan oleh virus Rhinovirus. Penularan dengan cepat melalui kontak langsung misalnya air kencing, air susu, air liur, dan benda lain yang tercemar kuman AE. Penyakit PMK tidak dapat menular kepada manusia.
Gejala PMK terlihat dari melepuhnya rongga mulut, lidah, dan telapak kaki (tracak), disertai adanya tonjolan bulat berisi cairan bening; sapi mengalami demam atau panas, selanjutnya suhu badan menurun drastic; nafsu makan menurun bahkan tidak mau makan sama sekali; serta keluar air liur secara berlebihan.
Pencegahan PMK dilakukan dengan menjaga kebersihan kandang dan lingkungan, serta memberikan vaksinasi secara rutin setiap 6 bulan sekali. Sapi yang terserang harus diisolasi, sedangkan sapi yang mati harus segera dikubur atau dibakar.

3. Penyakit Ngorok (Mendengkur) atau Penyakit Septichaema Epizootica (SE)

Penyakit ngorok adalah penyakit yang menyerang saluran pernapasan sapi yang berusia muda (umur 6-24 bulan). Penyakit ini disebabkan oleh bakteri PastureIla multocida. Bakteri ini biasanya menyerang sapi yang baru mengalami perjalanan jauh. Penularan penyakit terjadi melalui makanan dan minuman yang tercemar bakteri.
Gejala penyakit ditandai dengan membengkaknya kulit kepala dan selaput lendir lidah disertai warna merah dan kebiruan; membengkaknya leher, anus, dan vulva; paru-paru meradang; selaput lendir usus dan perut masam serta berwarna merah tua; serta sapi mengalami demam dan sulit bernapas sehingga terdengar mengorok. Dalam keadaan sangat parah, sapi akan mati dalam waktu antara 12-36 jam.
Pencegahan penyakit ini dilakukan dengan memberikan vaksinasi anti-SE, setiap 6 bulan sekali. Sementara pengobatannya dapat dilakukan dengan memberikan antibiotika atau sulfa.
Read more > Beberapa Penyakit Hewan Ternak Sapi

Monday, February 18, 2013

Cara Menghilangkan Belatung Pada Ternak Yang Luka

Sering sekali ternak yang kita pelihara luka secara tidak sengaja, misalnya sapi sering sekali terdapat luka diantara celah-celah kukunya, kambing yang sering luka dip aha atau bagian lainnya. Luka ini terkadang akan menjadi tempat hidup dan berkembangnya belatung, hal ini karena lalat akan hinggap di setiap luka ternak. Belatung-belatung ini sangat mengganggu kesehatan ternak, dan bisa
Read more > Cara Menghilangkan Belatung Pada Ternak Yang Luka

Sunday, February 17, 2013

Macam-macam penyakit pada sapi potong

Macam-macam penyakit pada sapi potong

Ada tiga jenis spi berdasarkan penggunaannya, yang pertama adalah sapi potong, kedua sapi perah dan ketiga sapi pekerja. Diantara ketiganya saat ini hanya dua yang masih popular dibudidayakan oleh masyarakat yakni sapi potong dan sapi perah. Sapi potong dalam pemeliharaannya memiliki kendala dalam hal penyakit, penyakit pada spi potong banyak jenisnya dan
Read more > Macam-macam penyakit pada sapi potong

Sunday, February 10, 2013

Ilmu Kesehatan Ternak

Ilmu kesehatan ternak merupakan satu kajian mata kuliah pada fakultas peternakan dan juga di fakultas kedokteran hewan. Selain itu SMK jurusan peternakan juga mempelajari mata pelajaran kesehatan hewan ini. Banyak sub bidang ilmu kesehatan hewan ini yang sangat bermanfaat untuk mendukung keberhasilan sebuah usaha peternakan. Di dalam ilmu kesehatan ternak ini akan dipelajari secara rinci tentang
Read more > Ilmu Kesehatan Ternak

Penyakit pada ternak

Penyakit Pada Ternak

Penyakit pada ternak sangat banyak jenisnya, hampir sama banyak dengan penyakit pada manusia. Seorang peternak harus mengetahui beberapa penyakit ternak yang sering terjadi baik pada ternak sapi, kerbau, kuda, domba, kambing, ayam, itik, kelinci, dan ternak hias. Peternakan besar umumnya sudah menggaji orang yang kerjanya khusus menangani dan mengawasi penyakit ini, namun
Read more > Penyakit pada ternak
 
 
Copyright © blog
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo