Showing posts with label Burung. Show all posts
Showing posts with label Burung. Show all posts

Wednesday, May 29, 2013

Cara Budidaya Burung Pleci

 

Cara membuat burung Pleci atau cicikacamata agar rajin ngoceh dan cepat bunyi adalah banyak cara pada masing-masing pehobi burung kicau mania. Membuat burung-burung yang awalnya masih bahan atau belum mau ngoceh agar cepat ngoceh merupakan kebanggaan tersendiri Jika pada akhirnya burung kesayangan kita menjadi rajin berkicau, dan itu hal yang sangat mendasar dilakukan oleh para pecinta burung.
Banyak cara agar membuat burung rajin berkicau, salah satunya yang kita bahas adalah burung pleci atau cicikacamata. Memang pada saat ini burung Pleci ini sedang menjadi Idola di mata Kicau Mania pada umumnya, selain harganya sangat Relatif terjangkau dan burung ini kerap kali di ikut sertakan di dalam ajang lomba burung berkicau dan di beri kelas tersendiri di beberapa kota di Indonesia.

Dan yang membuat burung ini paling banyak di pelihara oleh para pehobi burung karena harganya pun sangat mahal jika telah menjadi juara pada arena lomba burung atau burung ini sangat mahal jika sudah rajin berkicau, dan informasinya bahwa burung pleci ini hingga tembus di angka 40juta.

Ada banyak cara agar Pleci ini bisa rajin berkicau mempunyai banyak variasi suaranya, tapi cara ini bukan jaminan akan sama hasilnya dan tidak memberikan jaminan seratus persen, tapi jika anda ingin mencoba apa salahnya. Awal yang baik di mulai dari pemilihan calon burung yang bagus atau yang berprospek.

Tips dalam memilih Burung Pleci
  • Pilihlah burung pleci yang sehat, agresif dan yang jantan.
  • Pilih warna bulu yang tebal.
  • Pilih tubuh yang proposional, tidak kecil tapi cukup bagus.
  • Pilih Ekor yang mengumpul jadi satu tidak menyebar.
  • Burung Pleci yang banyak mempunyai variasi suara
Ciri-ciri Mayoritas Pleci Betina:
  • Postur badan agak kecil bulat tidak panjang.
  • Kepala relatif lebih kecil.
  • Bola mata normal dan alis mata yang melingkar lebih tipis.
  • Ekornya pendek.
  • Paruh umumnya pendek dan tipis.
Ciri-ciri Mayoritas Pleci Jantan:
  • Ekor Panjang berbentuk huruf 'V' Mayoritas.
  • Paruh tebal dan panjang.
  • Kepala relatif lebih besar.
  • Alis mata yang melingkar berwana putih lebih tebal.
  • Badan Panjang dan proposional.
Tips dan trik Agar Pleci Cepat Gacor

Pada dasarnya burung pleci ini sangat mudah bunyi dan menurut saya tidak ada rawatan khusus dari burung pleci ini agar cepat bunyi, yang penting dalam pemilihan burung harus benar-benar selektif.

Perawatan sederhana burung pleci:
  • Pagi hari / subuh coba keluarkan burung pleci ( di embunkan hingga keluar sinar matahari menghangatkan tubuhnya secukupnya.
  • Setelah itu, mandikan burung pleci dengan semprot/sprey yang lembut atau sesuai keinginan hingga basah, biasanya dalam memandikan dengan semprot coba sediakan cepuk atau tempat minum burung tersebut jangan di lepas, biasanya begitu badan dia basah dia akan mandi di tempat tersebut.
  • Setelah mandi hingga basah, jemur secukupnya akan tetapi biarkan hanya air minum saja yang ada di dalam sangkar.
  • Kira-kira stengah jam, angkat pleci dan taruh ditempat yang teduh, berikan ulat hongkong kecil yang berwarna putih ( 2-3 ulat hongkong yang sedang ganti kulit ) tapi sebelumnya beri makan berupa buah baik pisang maupun buah lainnya juga boleh atau voer juka sudah makan voer.
  • Untuk serangga bisa juga menggunakan ulat kandang, jangkrik yang kecil, atau kroto ( kroto jangan setiap hari dan jangan banyak-banyak pemberiannya ).
  • Boleh juga dengan memberikan madu ditempatkan khusus atau tempat yang kecil, atau bisa juga anda memberikan madu dengan mengolesnya di buah pisang tersebut ( biasanya, jika sudah ada madu, pisang tidak akan dimakan )
  • Setelah itu biarkan hingga sore menjelang, sore boleh di mandikan sesuai kebutuhan.
  • Dan nikmati ocehan burung pleci anda saat itu setelah di mandikan, jemur, dan di teduhkan.
Faktor yang lainnya kenapa burung Pleci cepat gocor adalah karakter dari burung itu sendiri yang sudah mempunyai bakat bagus dan rajin berkicau, serta umurpun bisa menjadi patokan, karena bila umur burung lebih dewasa dia akan rajin berkicau dengan sendirinya.

Blog Ini Didukung Oleh :

Read more > Cara Budidaya Burung Pleci

Tuesday, May 7, 2013

Menangkar Uang Bersama Murai Batu

 
Copsychus malabaricus, alias murai batu, disebut-sebut Encyclopedia of Bird sebagai salah satu burung kicauan paling lihai sedunia. Suara burung murai batu memang sangat merdu dan bervariasi. Di Indonesia, terdapat beberapa jenis burung murai batu. Misalnya, murai batu medan, murai batu aceh, murai batu lampung, murai batu lahat, murai batu jambi, dan murai batu borneo. Murai batu asal Aceh dan Medan dikenal dengan suara kicauan yang berkualitas. 
Beberapa keunggulan murai batu antara lain, mudah beradaptasi, sangat kompetitif di arena, dan daya reproduksinya tinggi. Selain itu, akibat kemampuan beradaptasi yang tinggi, burung ini mudah dijinakkan. Penggemar fanatik murai batu semakin lama semakin tersebar luas ke pelosok daerah. Hal ini terjadi seiring dengan menanjaknya popularitas murai batu lewat kontes burung kicauan. Dampaknya, nilai ekonomi murai batu pun terus menanjak tinggi karena burung ini banyak diminati. Dahulu, bibit murai dengan asal-usul yang jelas diperoleh dengan mendatangkan atau membeli langsung burung jantan dan betina dari daerah asalnya. 

Namun, kini semakin sulit mendapatkan murai hasil tangkapan. Di sisi lain, murai ring, alias murai hasil tangkaran, masih jarang di pasaran. Inilah yang menjadikan usaha penangkaran murai batu masih sangat prospektif. Di pasaran, harga anakan hasil breeding berumur 2-3 bulan minimal Rp2-3 juta per ekor. Adapun murai yang sudah dimaster berumur 4 bulan, nilai jualnya Rp3-5 juta per ekor. Bahkan, murai yang sudah tampak ‘bertalenta’ bisa dihargai Rp10-15 juta per ekor. Nilai jual murai batu tentu menjadi lebih tinggi bila sudah terkenal di arena kontes. Intinya, berapa pun harga yang ditetapkan oleh penangkar, murai mania tidak akan keberatan asal kualitas anakannya memang bagus.

Prospek yang menjanjikan tersebut tentu sangat menggiurkan. Namun, banyak hobiis yang mengatakan bahwa menangkar murai batu sangat sulit. Padahal, asalkan tepat dalam memilih induk yang berkualitas dan perawatannya sesuai, menangkarkan murai batu bukanlah hal yang mustahil. Jangan lupa untuk menyediakan pakan yang berkualitas, baik pakan alami maupun pakan buatan. Contoh pakan alami yang diberikan antara lain, kroto, telur atau anak tawon, jangkrik, dan ulat hongkong. Adapun pakan buatan yang dapat diberikan misalnya, campuran dari telur, madu, tepung ikan, tepung cacing, susu bubuk, tepung kacang hijau, tepung roti, dan tepung beras merah yang dijadikan adonan dan kemudian dikeringkan. Jika kebutuhan nutriennya sudah terpenuhi, dijamin murai batu dapat berkembang secara optimal dan mendatangkan keuntungan bagi penangkarnya. Siapkah Anda menjadi penangkar murai batu?

Sumber
Blog Ini Didukung Oleh :


Read more > Menangkar Uang Bersama Murai Batu

Thursday, May 2, 2013

Panduan Dasar Beternak Burung Parkit


Beternak burung parkit bisa dijadikan mata pencaharian utama maupun sampingan. Untuk bisa menjalankan usaha ini, Anda mesti menguasai minimal dasar-dasar beternak burung parkit. Kesulitan yang kerap dialami peternak atau penangkar partkit antara lain proses perjodohan dan perkawinan, termasuk pemilihan calon induk.
Pemilihan indukan

Calon induk yang mau dipasangkan sebaiknya sudah berusia 5 bulan atau lebih. Pada burung jantan, hal ini bisa dilihat dari bagian pangkal waruh di mana kedua lubang hidung (nostril) berada, yang terlihat berwarna biru tua mengkilat. Adapun pada burung betina terlihat berwarna keputihan. Ciri-ciri fisik lainnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini yang menandakan bahwa burung sudah berusia dewasa dan siap untuk diternak.

Pemilihan indukan baik jantan ataupun betina masih bisa divariasikan dalam pemilihan warnanya, di mana banyak penangkar yang bereksperimen mengawinkan parkit dengan beragam corak dan warna agar bisa menghasilkan anakan yang memiliki warna bagus dan cerah.
Pemilihan Kandang

Apapun jenis kandang yang dipergunakan tidak menjadi soal, apakah mau di kandang soliter, kandang koloni, maupun kandang aviary. Yang penting suhu di dalam kandang selalu dalam kondisi hangat. Jika kandang berada di luar ruangan, Anda bisa memasang lampu UV untuk menghangatkan kondisi di dalam kandang.

Ukuran kandang tergantung dari jenis kandang yang digunakan, serta jumlah burung yang ada di dalamnya. Sebagai contoh, jika menggunakan kandang soliter, Anda bisa menggunakan kandang dengan ukuran 40 x 30 cm2 – tinggi 40 cm, untuk setiap pasangan. Ada yang membangun kandang koloni dengan ukuran 60 x 50 cm2  – tinggi 60 cm, untuk 4 pasangan.

BERBAGAI JENIS KANDANG UNTUK TERNAK PARKIT

Makanan yang dibutuhkan

Makanan utama parkit adalah biji-bijian, dalam hal ini milet putih dan jagung muda. Berikan juga makanan tambahan berupa sayuran hijau seperti kangkung dan tauge. Sediakan tumbukan batu bata merah ataupun pasir untuk membantu pencernaannya, sekaligus mencukupi kebutuhan mineralnya.

Tentu batu bata sudah dicuci dan dikeringkan agar steril, kemudian ditumbuk. Demikian juga pasir, perlu dicuci dan dikeringkan, lalu disaring supaya lebih halus. Disarankan menaburkan multimineral berkualitas seperti BirdMineral pada tumbukan batu bata / pasir.

Untuk melihat manfaat mineral pada burung, silakan cek artikel di sini. Air minum tetap harus disediakan meski dalam jumlah tidak terlalu banyak, karena sebagian kebutuhan air tercukupi dari buah-buahan dan sayuran terutama kangkung dan tauge.

Untuk meningkatkan kesuburan telur, daya tetas, dan kualitas piyikan yang menetas, kedua indukan (baik jantan maupun betina) perlu mendapat asupan bergizi, terutama yang nutrisi yang berkaitan dengan aspek reproduksi (protein, vitamin E dan vitamin K). Untuk memastikan kecukupan nutrisi esesianl tersebut, Anda bisa menggunakan BirdMature, suplemen khusus untuk burung penangkaran, yang bisa dikonsumsi induk jantan maupun betina.

Aneka model glodok


Jangan lupa untuk memasukan beberapa glodok untuk tempat bertelurnya, sesuai dengan jumlah pasangan yang berada dalam kandang penangkaran tersebut. Untuk ukuran, bahan dan bentuknya ada banyak ragam. Jadi silakan memilih yang kira-kira sesuai dengan keinginan Anda.

ANEKA MODEL GLODOK UNTUK PARKIT


Jika semua kebutuhan sudah disiapkan, dan induk sudah dimasukkan ke kandang penangkaran, tugas kita selanjutnya adalah menunggu mereka bertelur, namun tetap memantau perkembangan dan mengganti air minum dan pakan segar setiap harinya.

Untuk kandang soliter, di mana satu kandang hanya berisi 1 pasangan saja, terkadang muncul problem burung susah sekali berjodoh. Untuk mengatasinya, pisahkan dulu induk jantan dan pindahkan ke sangkar / kandang lain, sambil diterapi dengan TestoBird yang akan meningkatkan birahinya.

Adapun betina tetap di kandang penangkaran, dan diterapi dengan Estrobird yang juga akan membuatnya tak menolak lagi saat dikawini burung jantan. Dekatkan sangkar jantan ke kandang betina, selama 1-2 hari. Setelah tanda-tanda birahi makin terlihat, masukkan kembali parkit jantan ke kandang betina.

Jika sudah bertelur, biasanya induk jantan dan betina akan bergantian mengerami terlurnya, dan setelah 15 hari telur akan menetas. Pada masa-masa itulah burung jantan akan memberi makanan kepada bininya, lalu burung betina memberikan makanan dalam bentuk lolohan kepada anak-anaknya hingga berumur 3 minggu.

Setelah itu, burung jantanlah yang bertugas memberi makan anak-anaknya hingga bulu-bulunya makin rapi, atau ketika anakan sudah berumur 5-6 minggu.

    Tips:

    Jika ingin membuat jinak anak parkit, bahkan bisa dilatih berbagai atraksi , Anda bisa mengambil mereka lalu mengajaknya bermain selama 10 menit tiap hari. Anak parkit minimal sudah berusia 2 mingguan.

Apabila anakan parkit sudah mulai keluar dari sarang dan bisa mencari makan sendiri, maka mereka bisa dipisahkan dari induknya untuk dimasukan dalam kandang terpisah. Atau, bisa juga dijual ke pelanggan Anda.

Blog Ini Didukung Oleh :


Read more > Panduan Dasar Beternak Burung Parkit

Thursday, April 25, 2013

Menangkarkan Burung Jalak Suren


Burung dari famili Sturnidae ini dapat ditemukan hampir di seluruh Indonesia terutama di Pulau Sumatera, Jawa, dan Bali. Selain itu burung Jalak suren tersebar juga di berbagai negara seperti Bangladesh, Bhutan, Kamboja, China, India,Laos, Myanmar, Nepal, Pakistan, dan Thailand.


Burung Jalak suren (Sturnus contra) berukuran sedang sekitar 24 cm. Bulunya berwarna hitam dan putih. Bagian yang berwarna putih seperti dahi, pipi, garis sayap, tunggir dan perut. Sedangkan bulu di dada, tenggorokan, dan tubuh bagian atas berwarna hitam (coklat pada remaja). Iris mata burung jalak suren berwarna abu-abu. Kulit tanpa bulu disekitar mata berwarna jingga. Paruhnya berwarna merah dengan ujung putih. Sedangkan kaki berwarna kuning. Suaranya seperti teriakan yang ribut, sumbang dan riang.

Biasanya burung yang hidup dalam kelompok kecil ini menghuni daerah terbuka dekat pemukiman di dataran rendah. Kebanyakan mencari makan di atas tanah, yaitu cacing dan satwa kecil lainnya. Bergabung dalam kelompok ketika beristirahat pada malam hari. Burung Jalak suren selain dipelihara sebagai burung kicauan juga mempunyai tugas lainnya yaitu menjadi 'satpam' rumah anda, Burung ini memang kerap dipelihara oleh penggemar burung kicauan sebagai penjaga rumah mereka karena sifat burung ini yang akan ramai bersuara begitu melihat orang lewat didepan sangkarnya. 

Ternyata burung ini juga memiliki prospek yang bagus untuk di ternakan, selain perawatannya yang mudah juga kebutuhan lainnya sangat mudah dijangkau oleh peternak burung ini. maka tak heran banyak pengusaha - pengusaha burung yang telah sukses menangkarkan burung ini.

Membedakan jenis Jantan dan Betina Jalak Suren

Untuk membedakan jantan dan betina maka bulu yang menutupi bagian dubur ditiup maka burung jalak suren jantan akan tampak warna hitam pada duburnya, sedangkan untuk yang betina terdapat warna merah pada duburnya. Jelas tidaknya warna dubur tersebut tergantung pada usia burung tersebut.

Proses Penjodohan

Untuk proses menjodohkan burung dilakukan dengan cara mendekatkan kandang jantan dan betina sehingga saling kenal selama 1 minggu, jika burung berdampingan pada waktu tidur maka sudah saatnya untuk dimasukkan ke dalam kandang penangkaran sebaiknya pada sore hari. Setelah dimasukkan di kandang penangkaran jangan langsung ditinggal, ditunggu dulu kurang lebih selama satu jam untuk memastikan apakah burung tersebut benar-benar jodoh.

Kandang Penangkaran

Kandang untuk ternak burung jalak suren yang ideal adalah 1m x 2m tinggi 2m. Tempat mandi juga harus disediakan karena jalak putih termasuk burung yang suka mandi. Untuk tempat sarang berupa kotak terbuat dari kayu dengan ukuran 40cm x 30cm tinggi 30cm dan diberi lubang untuk keluar masuk burung. Di dasar kandang perlu disediakan bahan untuk sarang biasanya yang sering digunakan adalah daun pinus kering.
atau juga bisa  menggunakan kandang ternak berukuran 100 x 175 x 200 cm. Bila memiliki ruangan lebih besar bisa 3 x 3 x 4 m. Sediakan tanaman yang tinggi, bercabang banyak, dan berdaun lebat di dalam kandang.
Contohnya, kemuning, kersen, atau tanaman lain yang mirip dengan tanaman tersebut. Lantai kandang perlu ditanami tanaman perdu atau semak dan rumput-rumputan.
Tambahkan tempat bertengger yang besar atau melebar untuk memudahkan perkawinan. Tidak ketinggalan tempat pakan dan minum. Jangan lupa memperhatikan ventilasi dan sinar matahari agar produktivitas telur meningkat.

Pakannya berupa pepaya, pisang, dan serangga, misalnya kroto, ulat bambu, ulat hongkong, atau jangkrik. Selain itu, berikan voor berkualitas baik. Dengan pakan ini, sepasang jalak suren yang sudah jodoh akan berkembang biak dengan baik. Jalak suren siap dikawinkan pada umur 10-12 bulan. Idealnya, untuk betina yang baik disyaratkan berumur setahun; jantan’ 1,5-2 tahun. Umumnya betina lebih cepat dewasa kelamin dibanding jantan.

Setiap perkawinan, sepasang jalak suren bertelur sebanyak 3-4 butir. Telur menetas selama 14 hari setelah dierami induknya. Untuk mempercepat proses perkawinan, telur dapat ditetas di induk asuhan atau mesin penetas. Anakan jalak suren berumur 1,5 bulan siap dijual. Dari perhitungan analisis usaha, penangkaran jalak suren menguntungkan.

Modal

Modalnya, sepasang induk berharga Rp1.500.00. Kandang dan peralatan membutuhkan biaya sekitar Rp300.000. Biaya pakan Rp100.000/bulan. Sepasang anak berumur 1,5 bulan dijual Rp350.000. Bila proses budidaya berjalan lancar maka peternak bisa mengantungi Rp700.000/perkawinan. Setelah dipangkas biaya pakan dan lain-lain, dalam waktu setahun, bahkan kurang bisa break even point (BEP). Selanjutnya tinggal keuntungan yang diperoleh peternak. Keuntungan akan semakin meningkat bila peternak melakukan sistem penetasan induk asuh atau mesin tetas.


Blog Ini Didukung Oleh :


Read more > Menangkarkan Burung Jalak Suren

Tuesday, April 16, 2013

Cara Berternak Lovebird


Love Bird atau burung cinta adalah burung yang sangat unik, bentuknya mungil dan sangat lucu. Burung ini sangat menggemaskan, oleh karena itu tak heran jika banyak orng yang memelihara love bird. Disamping burung ini sangat menarik untuk dipelihara, burung ini juga menarik untuk diternakkan. Ini akan sangat mengiurkan dari sisi bisnis.

Cara Ternak Love Bird tidak sulit juga tidak terlalu mudah, Berikut kami sajikan tips praktis dalam beternak burung cinta atau love bird. Bagi peternak pemula yang perlu di perhatikan adalah kemauan untuk belajar dengan para peternak love bird lain yang sudah berhasil. Keberadaan guru akan sangat menunjang keberhasilan beternak love bird. Berikut ini tipsnya :

1. Bedakan Love jantan dan Betina

Cara yang paling mudah untuk membedakan antara love bird jantan dan love bird betina adalah dengan meneliti bagian cupit yang terletak di bawah anus LoveBird . Kemudian kita raba, apabila lancip ,rapat dan keras maka kemungkinan besar itu adalah pejantan sedangkan kalau capitnya tumpul, lebar, dan lembek maka itu adalah love bird betina. Ciri yang lainnya adalah LoveBird  Betina yang sedang Birahi akan mengumpulkanbahan bahan  sarangnya yang di selipkan di bawah sayapnya sebelum di bawa ke kotak sarangnya. kalau membedakan berdasarkan paruhnya, Lovebird kita ambil yang seumuran dan kita lihat kalau paruh dari pangkal sampai ujung cenderung meruncing maka itu love bird Jantan tetapi kalau paruh cenderung melebar berarti love bird Betina.

2. Cara Memilih Indukan  LoveBird
Lovebird mulai produktif sekitar umur 7 bulan ke atas. Sedang yang sudah berumur 3 tahun keatas sudah kurang produktif lagi. Untuk pembelian Lovebird sebaiknya kita ke tempat peternak yang sudah terkenal akan kualitas love bird yang dijualnya.

3. Pemberian Pakan

Pemberian pakan yang berkualitas juga akan berpengaruh terhadap keturunan Love bird, banyak jenis pakan yang sering dipakai peternak adalah jagung muda, toge, sawi, kwaci karena pakan pakan tersebut bisa meningkatkan birahi Lovebird.

4. Penempatan  LoveBird  di Kandang

Dua cara beternak love bird yaitu dengan Kandang koloni atau individual sepasang dalam 1 Kandang. Kelemahan dengan sistem koloni adalah kita agak susah dalam melacak garis keturunan sedangkan secara individual maka kita lebih mudah melacak garis keturunannya. Kelebihan penempatan secara individual adalah lebih memudahkan kita bereksperimen untuk menemukan varian yang baru. Penempatan Lovebird adalah di Kandang kotak kayu dengan ukuran 80cm x 40cm x 40cm.

5. Persiapan Menjelang Reproduksi

Yang harus disiapkan adalah kotak glodok untuk bertelor dan mengerami. tempat glodok umumnya di buat dengan kayu, sedangkan bahan sarang terbuat dari kulit jagung yang sudah dikeringkan. Telur love bird biasanya  berkisar 4-6 butir. masa mengerami Love Bird adalah selama 21 sampai 23 hari. setelah burung menetas induk jantan dan betina akan menyuapi anaknya secara bergantian. Sekitar umur 6 sampai 8 mingggu anakan mulai keluar dari sarangnya. setelah anakan Lovebird bisa makan sendiri maka ambil anakan love bird dan pisahkan dari induknya supaya induknya bisa kembali bereproduksi. Apabila indukan tidak mau  Meloloh atau menyuapi anaknya maka segera ambil anakan kemudian kita suapi sendiri. Pembuatan kotak untuk anakan adalah berukuran 40cm x 40cm x 40cm di lengkapi lampu bohlam 5 watt untuk menghangatkan anakan Lovebird. suapi anakan Lovebird setiap 2 jam sekali dengan bubur bayi SUN kacang hijau. tingkat kekentalan bubur di sesuaikan dengan umur anakan, semakin dewasa maka bubur yang kita berikan semakin kental. Setelah anakan berumur 3 atau 4 minggu kita mulai latih dengan memberikan makanan lain sperti buah-buahan, sayuran,  millet dan makanan lainnya.



Blog Ini Didukung Oleh :


Read more > Cara Berternak Lovebird
 
 
Copyright © blog
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo